Jangan-jangan kamu underpaid?

Kerjaanmu nambah tiap tahun. Angkamu nggak. Dalam 4 menit, kami bandingkan gajimu dengan data upah Badan Pusat Statistik (Februari 2026) untuk sektor tempatmu bekerja, lalu kasih angka yang bisa kamu ajukan.

Tanpa akun, tanpa kata sandi. Industrimu dipakai untuk mencari tarif pasar yang benar; namamu dan posisimu cuma dipakai di laporanmu.

15 pertanyaan, 4 menit. Hasil awalnya gratis.

Contoh laporanmu

Kamu kurang dibayar

Rp2.900.000

per bulan, dibanding rentang untuk profilmu

Estimasimu di atas 86% pekerja berupah lulusan D4 sampai S3

Rentang gaji bulananmuTerkunci
Tiga hal yang bikin kamu underpaidTerkunci
Skrip negosiasiTerkunci

Terbuka setelah kamu selesai tes

Ada selisih yang tidak pernah muncul di slip gajimu

Ini bukan perkiraan. Semua angka di bawah adalah selisih antara dua figur yang diterbitkan Badan Pusat Statistik untuk Februari 2026.

  • Rp2.870.000per bulan

    Kota kamu, bukan kerjamu

    Rata-rata upah di DKI Jakarta dan di Jawa Tengah berjarak sebesar ini. Pekerjaan yang sama, angka yang berbeda, cuma karena alamat kantornya.

  • Rp2.540.000per bulan

    Ijazah yang belum kamu tagih

    Selisih rata-rata upah antara pekerja lulusan D4 sampai S3 dan pekerja lulusan SD ke bawah. Kalau kamu punya gelarnya tapi tidak punya selisihnya, ada yang perlu dinegosiasikan.

  • Rp755.415per bulan

    Selisih yang tidak pernah diumumkan

    Rata-rata upah pekerja perempuan dibanding pekerja laki-laki, secara nasional. Setahun, jaraknya sembilan juta rupiah.

  • Sumber: Rata-rata upah buruh (Sakernas), Badan Pusat Statistik, Februari 2026

Cara kami menghitungnya

15 pertanyaan, dibagi tiga bagian. Jawabanmu ditempatkan pada sebaran pekerja berupah lulusan D4 sampai S3 di Indonesia.

  1. Faktor pasar

    55 poin

    Pengalaman, kota, jenjang, industri, ukuran dan status perusahaan. Bagian terberat, karena jujurnya inilah yang paling menentukan gaji.

  2. Leverage

    30 poin

    Apa yang benar-benar kamu pegang. Dua orang dengan jabatan sama bisa berjarak jauh, dan di sinilah jaraknya terlihat.

  3. Perilaku negosiasi

    15 poin

    Bagaimana kenaikan terakhirmu terjadi, dan apa yang kamu lakukan waktu ditanya ekspektasi gaji. Poinnya kecil, tapi ini yang jadi bahan rencana enam bulanmu.

Gaji yang kamu sebutkan sekarang tidak menambah satu poin pun. Kalau iya, hasilnya cuma akan memantulkan kembali angka yang sudah kamu punya.

Yang kamu dapat

Setelah ini kamu tahu satu hal dengan pasti: sekarang waktunya minta naik gaji, atau bukan.

  • Angka pastinya

    Rentang gaji bulanan untuk profil sepertimu, plus titik tengah yang sebaiknya kamu pakai saat mengajukan.

  • Selisih dengan gajimu sekarang

    Berapa rupiah per bulan jaraknya, dan ke arah mana. Ini bagian yang paling sering bikin orang kaget.

  • Posisimu dibanding orang lain

    Persentil estimasimu dan persentil gajimu sekarang, di satu garis yang sama.

  • Tiga hal yang bikin kamu underpaid

    Dipilih dari jawabanmu sendiri, bukan dari daftar umum. Lengkap dengan seberapa cepat tiap hal bisa diubah.

  • Rencana enam bulan

    Langkah konkret per dua bulan, disusun dari tiga faktor itu, bukan nasihat karier umum.

  • Skrip negosiasi

    Kalimat yang tinggal kamu sesuaikan dan salin, dengan angka yang sudah dihitung di dalamnya.

Pertanyaan yang sering muncul

Dari mana datanya?

Sebaran gajinya berasal dari Rata-rata upah buruh (Sakernas) yang diterbitkan Badan Pusat Statistik untuk periode Februari 2026. Datanya publik dan bisa kamu buka sendiri. Posisimu dihitung terhadap pekerja berupah lulusan D4 sampai S3 di Indonesia, bukan terhadap seluruh pekerja tanpa pembeda.

Hasilnya akurat?

Angkanya berangkat dari rata-rata upah sektor tempatmu bekerja, yang diterbitkan BPS, lalu digeser sesuai posisimu dari 15 jawabanmu. Yang kami tambahkan cuma satu hal: seberapa jauh jawabanmu menggeser angka itu. Tidak ada tabel gaji karangan di baliknya. Anggap hasilnya titik acuan untuk berpikir, bukan angka final.

Kenapa persentilku tinggi sekali?

Karena sebarannya nyata. Upah rata-rata nasional ada di kisaran Rp3 juta per bulan, jadi gaji yang terasa biasa saja di lingkaranmu bisa berada jauh di atas sebagian besar pekerja. Itu sebabnya angka yang kami tonjolkan adalah selisih rupiahmu, bukan persentilnya.

Apakah ini tawaran kerja?

Bukan. Ini estimasi berbasis model, bukan penawaran dari perusahaan mana pun, dan bukan janji bahwa kamu akan mendapat angka itu.

Apakah hasilnya tersimpan?

Jawaban dan hasilmu tersimpan supaya laporanmu bisa dibuka lagi lewat tautan yang sama dan dikirim ke emailmu. Kami tidak membuat akun untukmu dan tidak meminta kata sandi.

Bisa dipakai buat negosiasi?

Itu bagian paling berguna dari laporannya. Kamu dapat angka yang bisa diminta, alasan yang mendukungnya, dan skrip yang tinggal disesuaikan.

Siapkan nego gajimu sekarang

15 pertanyaan, 4 menit, dan kamu punya angka yang bisa diajukan.

Mulai tes